HATI MATI

Mereka tidak menyadarinya…sesungguhnya

“HATI” mereke telah “MATI”. Terkubur oleh seonggok daging yang tiap hari diberi nutrisi… Bila “HATI LALAI” saja sudah bukan jadi manusia lagi, seperti BINATANG TERNAK dan lebih rendah dari itu. Seperti disebutkan dalam firman Allah SWT ayat Al ‘Araaf ayat 179 :

” Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”

Hati yang mati, hati yang tidak bersinar, hati yang gelap.untuk berpikir, memutuskan rencana kehidupannya serta bertindak untuk kehidupannya tidak berdasarkan “Siratol Mustaqim” tapi berdasarkan hawa nafsunya yang lebih condong kepada nafsunya dan mengikuti langkah-langkah setan yang menggiringnya menuju kesengsaraan hidup di dunia dan akhirat. Mereka mengejar “HIDUP BAHAGIA”, dengan cara-cara yang tidak sesuai Standard Operating yang menciptakan dunia dan seisinya. Menggapai hidup bahagia tetapi dalam prilaku kehidupan sehari-harinya menginjak ranjanu-ranjau kesesatan yang dipasang setan, mereka tidak menyadari kehidupannya sudah terjerat perangkap setan. Apakah kehidupan kita sudah terperangkap jerat-jerat setan yang akan menggiringnya menuju keneraka jahanam ?. Jawabnya ada dihati kita masing-masing. Dalamnya laut dapat di duga hati orang siapa tahu.Semoga aktivitas kehidupan kita tiap harinya dicatat oleh malaikat yang mencatat amal-amal baik kita dan malaikat pencatat amal buruk yang ada pada diri kita akan kesal dan masygul terhadap diri kita, karena tidak ada catatan yang ada padanya. Wallahu’alam bisowab.

Tegal,Hari Sabtu Tanggal 6 Januari 2010

HM Nur Prasojo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: